Waspadai Penipuan Via Email

Perkembangan tekhnologi semakin pesat dan tak terbendung lagi, banyak efek yang ditimbulkan dengan jaman yang serba canggih, mulai dari segi positif hingga dari aspek negatif. Kemampuan seseorang untuk menjelajahi dunia maya (internet) tak terbantahkan, bahkan seorang anak kecil (SD) pun sudah mahir memainkan Handphone Pintar (Smart Phone).

Penggunaan Internet dalam perkembangannya sekarang ini memang dari segi positif dapat mempercepat aktivitas anda, pengiriman surat misalnya hanya dalam hitungan menit saja surat dapat segera terkirim kepada alamat yang dituju. Hanya sekali klik surat elektronik (email) bisa langsung sampai kepada relasi anda.

Namun jangan salah, tekhnologi yang semakin canggih ini juga berdampak negatif, tekhnologi yang disalah gunakan untuk merugikan orang lain. Beberapa waktu yang lalu sekolahan kami menerima email yang mengatasnamakan dari Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, dalam isi emailnya meminta data siswa berprestasi dengan iming-iming akan memberikan "Beasiswa". Ada yang sedikit janggal tentang isi email yang kami terima, dalam emailnya kami diberikan format pengisian untuk mengajukan beasiswa dengan "harus" mencantumkan nomor telepon (HP) dari orang tua siswa yang bersangkutan.

Mungkin tidak hanya sekolahan kami saja yang pernah menerima email sejenis, bisa jadi sekolahan atau instansi anda pernah juga menerima email yang meminta data dengan iming-iming mendapatkan beasiswa atau sejenisnya.

Beberapa tips untuk menghindari penipuan via email

1. Perhatikan Alamat Email Pengirim
Pertama, perhatikan alamat email pengirim, jika pengirim (email) menggunakan email yang umum digunakan oleh banyak orang seperti yahoo, gmail, maka anda wajib curiga. Alamat email yang digunakan untuk instansi pemerintahan biasanya tidak menggunakan email yang gratisan, apalagi jika email tersebut mengatasnamakan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. 
Email Resmi

2. Konfirmasi ke Dinas Terkait
Kedua, jika anda menerima email yang mencurigakan, segera konfirmasi ke Dinas terkait, tanyakan apakah benar Dinas terkait telah menerima email yang sama dengan email yang anda terima, karena biasanya bila jika email itu resmi dari Pusat, proses permintaan data (apapun) harus melalui dari Dinas Kabupaten (tidak langsung ke sekolah atau instansi anda).

3. Meminta Data Nomor Telepon / Handphone
Ketiga, Jika ada permintaan data dan meminta nomor telepon atau Handphone anda wajib mencurigainya, karena secara logika jika pengusulan Beasiswa tidak disalurkan secara langsung kepada siswa yang bersangkutan, penyaluran beasiswa biasanya melalui Dinas atau Instansi terkait di daerah.

4. Alamat Email yang sering digunakan oleh "Penipu"
Keempat, alamat email pengirim yang sering digunakan untuk melancarkan aksinya biasanya menggunakan alamat email seperti yang dibawah ini :
dindikprovjawatengah@gmail.com
disdikprov1@gmail.com
datadikmen_kemendikbud@yahoo.com
Ini dia penampakan dari email yang kami curigai sebagai penipuan, silahkan lihat preview dibawah ini :
Semoga dengan adanya postingan yang kami buat ini, Anda bisa lebih berhati-hati jika menerima email sejenis. Terima Kasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Waspadai Penipuan Via Email"

Post a Comment